Senin, 13 Februari 2012

Segmentasi dan Target Pemasaran

Apa itu Segmentasi??

Segmentasi adalah suatu strategi perusahaan yang dilakukan dengan cara membedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru (product diversification), tetapi didasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen.

 Mengapa segmentasi itu penting?


Sebenarnya karena ini adalah dasarnya dari pemasaran. Seperti yang kita ketahui, pemasaran mengandung unsur STP (Segmentation, Targeting, Positioning) dan 4P (Product, Place, Price, Promotion), dimana segmentasi adalah dasar dari semuanya. Dengan kata lain, bila kita salah dalam melakukan segmentasi, maka strategi, planning dan program pemasaran selanjutnya (Targeting dan Positioning) tidak akan benar.




Segmentasi menurut para ahli :

  • Hermawan Kertajaya : “Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar”.
  • Philip Kotler : "Segmentasi pasar adalah proses memecah kelompok heterogen dari calon pembeli menjadi kelompok (homogen lebih kecil) dari pembeli, yaitu dengan membeli karakteristik relatif sama atau kebutuhan"

Pasar Heterogen: pasar yang menjual berbagai macam barang kebutuhan primer dan sekunder kepada para konsumen dalam suatu wilayah.

Pasar Homogen: pasar yang menjual 1 jenis barang (khusus) kepada para konsumen dalam suatu wilayah.
  •  Thompson : “menyatakan bahwa tantangan dalam pemasaran adalah untuk mengidentifikasi pasar potensial yang menguntungkan untuk dilayani karena jarang sekali satu program pemasaran dapat memuaskan pasar yang heterogen yang berbeda selera dan karakteristik untuk itu diperlukan segmentasi pasar”.

Pentingnya Melakukan Segmentasi

Segmentasi pasar diperlukan karena :

1. Peusahaan dapat lebih baik memahami perilaku segmen-segmen pasar yang lebih
homogen sehingga dapat lebih baik dalam melayani kebutuhan-kebutuhan mereka. Program pemasaran dapat lebih diarahkan sesuai dengan perilaku dan kebutuhan masing-masing segmen pasar.
2. Apabila pasar terlalu luas dan berperilaku sangat beragam, perusahaan dapat memilih satu atau beberapa segmen pasar saja. Sehingga kapasitas pasar dapat lebih sesuai dengan luas segmen-segmen pasar yang terbentuk.
3. Pasar bersifat dinamis, tidak statis, yang berarti bahwa pasar berkembang terus yang ditandai dengan perubahan-perubahan seperti sikap, siklus kehidupan, kondisi keluarga, pendapatan, pola geografis dan sebagainya.
4. Produk barang atau jasa berubah sesuai dengan siklus kehidupan produk tersebut, dari tahap perkenalan sampai tahap penurunan.

Persyaratan Segmentasi Yang Efektif

Ada banyak cara untuk mensegmentasi pasar, namun tidak semua segmentasi efektif. Terdapat beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk melakukan segmentasi pasar yang efektif,.
faktor-faktor tersebut adalah :

1. Dapat diukur (Measurability), yaitu informasi mengenai sifat-sifat pembeli yang mencakup ukuran, daya beli dan segmen yang dapat diukur.
2. Dapat dijangkau (Accessibility), yaitu segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
3. Besarnya cakupan (Substantiality), yaitu tingkat keluasan segmen pasar dan menjanjikan keuntungan bila dilayani. Suatu segmen sebaiknya merupakan kelompok yang homogen dengan jumlah yang cukup besar, sehingga cukup bernilai jika dilayani dengan program pemasaran yang disesuaikan.
4. Dapat dilaksanakan, yakni program yang efektif dapat dirancang untuk menarik dan melayani segmen tersebut.
5. Memberikan keuntungan (profitable)


Target atau Sasaran Pemasaran (Targetting)

Setelah perusahaan memilih segmen pasar yang akan dimasuki, strategi selanjutnya adalah menentukan target pasar atau pasar sasaran.

Target pasar adalah menetapkan sasaran pasar, untuk mengelompokkan konsumen (pembeli) ke dalam kelompok dengan ciri-ciri (sifat) yang beragam.

Penentuan target pasar sangat penting, karena perusahaan tidak dapat melayani seluruh konsumen atau pembeli yang terlalu banyak dengan kebutuhan dan keinginan yang bervariasi.

Pola-pola untuk menetapkan (mempertimbangkan) target perusahan :

1. Konsentrasi Segmen Tunggal
Maksudnya adalah perusahaan dapat memilih satu segmen saja. Perusahaan lebih bisa mencapai posisi yang kuat disatu segmen, dengan pengetahuan yang baik terhadap kebutuhan segmen sehingga bisa diperoleh keuntungan.

2. Spesialisasi selektif
Maksudnya adalah perusahaan menyeleksi beberapa segmen. Segmen yang dipilih mungkin tidak saling berhubungan atau membentuk sinergi, tetapi masing – masing segmen menjanjikan uang (keuntungan).

3. Produk Spesialisasi
Maksudnya perusahaan berkonsentrasi membuat produk khusus atau tertentu. Melalui cara ini, perusahaan membangun reputasi yang kuat di produk yang spesifik.

4. Pasar Spesialisasi
Maksudnya adalah perusahaan berkonsentrasi melayani berbagai kebutuhan dalam kelompok tertentu. Perusahaan memperoleh reputasi yang kuat dan menjadi channel untuk semua produk baru yang dibutuhkan dan dipergunakan oleh kelompok tersebut.

5. Kendali Cakupan Pasar
Maksudnya adalah perusahaan berusaha melayani semua kelompok dengan produk yang dibutuhkan. Namun, hanya perusahaan besar yang bisa melakukannya. Untuk menciptakan kepuasan konsumen.

Tujuan Target Pemasaran??

1.Mengembangkan posisi produk dan strategi pemasaran.
2.Memudahkan penyesuaian produk yang dipasarkan (harga yang tepat, saluran distribusi yang efektif, promosi yang tepat)
3.Membidik peluang pasar lebih luas, hal ini penting saat memasarkan produk baru.
4.Memanfaatkan sumber daya perusahaan yang terbatas seefisien dan seefektif mungkin
5.Mengantisipasi persaingan
Dengan cara mengidentifikasikan bagian pasar yang dapat dilayani secara efektif, perusahaan akan berada pada posisi lebih baik dengan melayani konsumen tertentu dari pasar tersebut.




Sumber :
http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1990261-pentingnya-segmentasi-pasar/#ixzz1m8zhKbCG
http://yunksyid.blogspot.com/
http://saridewihidayani.multiply.com/ 
TEORI PEMASARAN, ASPEK PASAR DAN STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN AGRIBISNIS


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar